Thursday, 23 November 2017

PT Pelindo II (Persero) Cabang Bengkulu Siap Melaksanakan Amanat Untuk Menggerakkan Perekonomian Bengkulu

.Dok Sistem Informasi
Sebagai bagian dari Badan Usaha Milik Negara, PT Pelindo II (Persero) Cabang Bengkulu, merasa bangga dan makin berkeyakinan, bahwa peningkatan kesejahteraan melalui pengembangan perekonomian Provinsi Bengkulu akan segera tercapai.

Ini karena dukungan terhadap pertumbuhan PT Pelindo II (Persero) Cabang Bengkulu dan rencana program yang disusun ke depan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat, mendapat dukungan dari berbagai pihak. Baik secara langsung maupun tidak langsung.

Selama dua hari, 22 - 23 November 2017, Kementerian BUMN melaksanakan Rapat Koordinasi bersama Direktur Utama BUMN seluruh Indonesia di Kota Bengkulu, dan dihadiri langsung oleh Menteri BUMN, Rini Soemarno beserta jajaran eselon I dan pejabat tinggi lainnya.

Bagi publik, ini menjadi angin segar yang memberikan semangat dan harapan bahwa Kementerian BUMN memiliki kepedulian yang besar terhadap peningkatan kesejahteraan rakyat di Bengkulu dan sekitarnya. Kehadiran para petinggi BUMN di Bengkulu, adalah momentum strategis untuk menunjukkan secara langsung potensi dan peluang besar berkembangnya perekonomian di kawasan ini.

PT Pelindo II (Persero) Cabang Bengkulu, selama ini pun telah menjalin komunikasi yang inten dan produktif dengan berbagai kalangan di Bengkulu. Terutama dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu sebagai pemangku kepentingan wilayah untuk melakukan terobosan-terobosan dalam peningkatan perekonomian wilayah.

Beberapa rencana PT Pelindo II (Persero) Cabang Bengkulu, bahkan telah disinergikan dalam kesepahaman visi dan misi Pemerintahan Provinsi Bengkulu dalam upaya percepatan peningkatan kesejahteraan melalui pengembangan perekonomian.
PT Pelindo II (Persero) Cabang Bengkulu yang juga mengemban amanat undang-undang untuk menjadi bagian dari penggerak perekonomian nasional, telah merancangkan program strategis yang secara langsung maupun stimulan yang akan berimplikasi pada dinamika perekonomian di wilayah Bengkulu pada khususnya, dan kawasan Indonesia Barat pada umumnya.

Upaya untuk membentuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), yang dimotori oleh Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah telah menjadi pintu masuk bagi terbukanya ruang untuk mengembangkan investasi melalui terbukanya industri dan sektor ekonomi lainnya, yang pada proses dan ujungnya akan memberikan kontribusi pada peningkatan pendapatan masyarakat.

Dan ini, memberikan peluang yang strategis bagi pengembangan usaha PT Pelindo II (Persero) Cabang Bengkulu untuk mempercepat pelaksanaan program usahanya. Terutama dalam upaya untuk meningkatkan investasi dan pertumbuhan perekonomian regional, melalui pengembangan layanan kepelabuhan yang profesional dan bertaraf internasional.

Rencana pembangunan terminal curah cair (CPO) adalah upaya stimulan dan kompetitif untuk meningkatkan pendapatan kelompok usaha dan masyarakat petani sawit Bengkulu. Melalui rencana ini, persoalan jalur distribusi yang berpengaruh pada harga jual bagi pelaku usaha dan petani sawit, bisa menjadi kompetitif.

Rencana pembangunan terminal curah kering (batubara, cangkang sawit), akan menciptakan integrasi moda transportasi darat maupun laut untuk memotong jalur distribusi yang selama ini jadi masalah. Program ini akan menjadi penopang bagi terintegrasinya moda transportasi jalur kereta api yang akan dibangun.

Terminal hewan yang saat ini telah masuk dalam kajian strategis Kementerian Pertanian, merupakan terobosan penting untuk menopang program prioritas pemerintah dalam menjamin ketersediaan pangan hewani secara nasional, khususnya wilayah Indonesia Barat.

General Manager 

PT Pelindo II (persero) Cabang Bengkulu